« اعْمَلْ لِدُنْيَاكَ كَأَنَّكَ تَعِيْشُ أَبَدًا وَاعْمَلْ لِآخِرَتِكَ كَأَنَّكَ تَمُوتُ غَدًا »
《Berbuatlah untuk duniamu seakan-akan engkau akan hidup selamanya! Dan beramallah untuk akhiratnmu seakan-akan engkau akan mati esok pagi!》
Ini bukan sabda Nabi - Shallallâhu 'alaihi wa sallam-, meskipun sangat masyhur.
📚 MAKNANYA BUKAN...
🍀 Imam Ibnul Atsîr –Rahimahullâhu- menjelaskan maknanya,
« اعْمَل عَمَل مَنْ يَظُنُّ أَنَّهُ يُخَلَّد فَلَا يحْرِص فِي الْعَمَلِ »
《Berbuatlah seperti orang yang yakin ia akan kekal, sehingga tidak berambisi melakukannya.》
Beliau meluruskan,
« الْمُرَادُ مِنْ هَذَا الْحَدِيثِ غَيْرُ السَّابق إِلَى الفَهْم مِنْ ظَاهِرِهِ؛ لِأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّمَا نَدب إِلَى الزُّهْد فِي الدُّنْيَا، والتَّقْلِيل مِنْهَا، وَمِنَ الانْهمَاك فِيهَا والاسْتِمتاع بلَذَّاتها » [النهاية 1/360]
《Maksud hadits ini bukan seperti yang dipahami dari zhahirnya (lafaznya), karena Nabi -Shallallâhu 'alaihi wa sallam- memotivasi untuk zuhud di dunia, meminimalisirnya, (zuhud) dari berkubang padanya dan bersenang-senang menikmati kelezatannya.》
Wallâhu A'lam.
Selasa, 25 Safar 1439 H


0 comments:
Post a Comment