Menghimpun Kajian Islam sesuai Al-Qur'an dan Sunnah

Hukum Sterilisasi

HUKUM MENSTERILKAN RAHIM

❓ PERTANYAAN:

Bolehkah mensterilkan rahim dalam islam, dengan alasan sudah ceasar 3 kali? Dan dokter bilang terlalu besar resiko untuk hamil lagi, sedang usia sudah 41 tahun?

💡 JAWABAN:

📚 HUKUM ASAL : HARAM

🍀 Imam Ibnu Hajar al-Haitami  –Rahimahullâhu- menjelaskan,

« وَيَحْرُمُ اسْتِعْمَالُ مَا يَقْطَعُ الْحَبَلَ مِنْ أَصْلِهِ » [تحفة المحتاج 8/241]

《Haram (hukumnya) menggunakan apa saja yang memutus kehamilan dari asalnya》

🍀 Majelis Majma' Fiqih Islami,(International Islamic Fiqh Academy) pada Muktamar ke-19, sepakat memutuskan,

« لا يجوز تحديد النسل مطلقا، ولا يجوز منع الحمل إذا كان القصد من ذلك حشية الإملاق »  [قرار رقم: 9 (1/3)]

《Tidak boleh mutlak membatasi keturunan, dan tidak boleh menghalangi kehamilan jika alasannya karena takut kemiskinan.》

                             ☆☆☆

📚 KAPAN DIBOLEHKAN?

Boleh mensterilkan rahim dengan 2 syarat:

1⃣ Beresiko besar jika hamil.

🍀 Majma' Fiqih Islami menjelaskan,

« أما تعاطي أسباب منع الحمل، أو تأخيره في حالات فردية لضرر محقق ككون المرأة لا تلد ولادة عادية، وتضطر معها إلى إجراء عملية جراحية لإخراج الجنين - فإنه لا مانع من ذلك شرعا »

《Adapun mengambil sebab-sebab penghalang kehamilan, atau menundanya pada kondisi-kondisi khusus, karena ada bahaya yang (kemungkinan besar) terjadi, seperti seorang wanita yang tidak lagi bisa melahirkan normal, dan terpaksa harus dioperasi caesar untuk mengeluarkan janin. Maka tidak ada larangan dari (mensterilkan) itu menurut syariat. 》

2⃣ Keputusan dokter muslim yang dipercaya

« بل قد يتعين منع الحمل في حالة ثبوت الضرر المحقق على أمه، إذا كان يخشى على حياتها منع بتقرير من يوثق به من الأطباء المسلمين.» [قرار رقم: 9 (1/3)]

《Bahkan boleh jadi harus dicegah kehamilan ketika adanya bahaya yang jelas untuk si ibu, jika ditakutkan (terancam) hidupnya. Ini dilakukan berdasarkan keputusan dokter muslim yang dipercaya. 》

                            ☆☆☆

💡 KESIMPULAN:

✅ Mensterilkan rahim untuk tidak beranak lagi,  hukum asalnya haram.

✅ Boleh melakukannya dengan 2 syarat, yaitu:

   🌹 Beresiko besar ke diri si ibu jika hamil lagi.

   🌹 Berdasarkan keputusan dokter muslim yang dipercaya.

                             ☆☆☆

Wallâhu A'lam.

Senin, 2 Rabiul Awal 1439 H
Share:

0 comments:

Post a Comment

Popular Posts

Total Pageviews

Copyright © KAJIAN DAN DOKUMENTASI ISLAM | Powered by Google

Design by Theme Pacific | Blogger Theme by google.com | Distributed By Google Templates